Games

Penyebab Tingginya Analisa Saham BKSL

Analisa saham bksl atau kepanjangannya adalah PT Bukit Sentul City Tbk menjadi sorotan semua pihak belakangan ini. Hal ini dikarenakan analisa saham yang dilakukan pada perusahaan Bukit Sentul City tersebut terus menunjukkan hasil yang mengagumkan dan memuaskan. Saham PT Bukit Sentul City terus mengalami pergerakan naik yang mengusik rasa penasaran orang-orang. Berbagai tanda tanya dan pertanyaan muncul dibenak berbagai pihak mengenai langkah-langkah apa saja yang ditempuh pengelola perusahaan tersebut sehingga bisa mendapatkan hasil yang begitu gemilang.


Pergerakan saham yang menunjukkan hal positif ini tentu saja merupakan kabar gembira bagi semua pihak. Baik dari perusahaannya tersebut hingga pada telinga pemerintah. Pemerintah tentu saja sangat mengapresiasi kenaikan saham ini. Karena dengan meningkatnya saham-saham berbagai perusahaan yang ada di Indonesia, tentu saja juga akan meningkatkan kualitas ekonomi Indonesia. Membaiknya bidang ekonomi Indonesia, akan memberikan pandangan baik terhadap kesejahteraan kehidupan masyarakat Indonesia. Dengan begitu nama Indonesia juga akan menjadi lebih baik lagi di mata dunia karena kesejahteraan masyarakatnya yang mengalami peningkatan.

Lalu, sebenarnya hal apakah yang melatar belakangi meroketnya nilai saham pada perusahaan Bukit Sentul City? Ada beberapa langkah yang dilakukan PT Bukit Sentul City Tbk untuk meningkatkan nilai sahamnya ini, diantaranya adalah dengan menjalin kerja sama atau membentuk suatu usaha patungan atau yang lebih dikenal dengan sebutan join venture dengan banyak pihak. Misalnya saja joint venture antara PT Bukit Sentul City dengan Sumitomo Corporation yang baru-baru saja dijalin. Pada usaha patungan ini, PT Bukit Sentul City memberikan sumbangan dana sebesar Rp 99,9 miliar yang mengartikan bahwa PT Bukit Sentul City memiliki saham pada usaha patungan tersebut sebesar 30%. Sedangkan Sumitomo Corporation berarti memiliki saham sebesari 70%. 70% ini tentu saja dibarengi dengan biaya fantastis yang berani di keluarkan Summitomo Corporation. Biaya yang dikeluarkan oleh Sumitomo Corporation untuk mendapatkan saham 70% tersebut adalah sebesar Rp 233,1 miliar. Jumlah ini merupakan jumlah yang sepadan dengan saham yang dimiliki.